Minggu, 21 Oktober 2012

18 Tips Belajar Fotografi

1. Gunakan semua space atau ruang yang tersedia
Jangan takut untuk menggunakan semua ruang dalam foto Anda. Jika Anda ingin mengambil sesuatu gambar, tidak menjadi masalah untuk mengambil seluruh gambar tanpa atau sangat sedikit menunjukkan latar belakang. Jauhkan pemikiran itu dalam tindakan Anda untuk mengambil gambar.
2. Belajar
Ini adalah aspek penting untuk fotografi. Memahami bentuk dalam foto Anda. Jangan hanya  melihat suatu obyek, temukan bentuk dan sudut terbaik dari sebuah obyek, tempat belajar yang baik ada di sekitar kita dan yang terpenting adalah selalu belajar dari buku-buku fotography yang pernah ada sebagai bahan referensi Anda.
3. Motion In Your Photos
Jangan pernah bergerak jika Anda memotret obyek diam. Jika ada sesuatu yang bergerak saat Anda mencoba untuk memotret obyek alat tulis, foto Anda tidak akan berubah menjadi lebih baik, dan juga tidak akan pernah menempatkan garis horizon di tengah frame Anda.
4. Belajar Menggunakan Kontras Warna
Beberapa foto terbaik memiliki nuansa putih, abu-abu dan hitam. Anda dapat mengambil gambar yang hebat  hanya dengan satu warna pada obyek Anda, tetapi sebaiknya Anda mengambil sebuah gambar dengan kontras warna yang  jelas, dan ini dapat menjadikan Anda seorang fotografer yang besar.
5. Lebih Dekat Dengan Obyek Anda
Ini adalah salah satu kesalahan terbesar yang sering dibuat seorang fotografer, yaitu tidak mendapatkan jarak yang cukup dekat dengan sebuah obyek yang akan mereka ambil. Berusahalah untuk selalu menutup kesenjangan jarak. Anda dapat mengatur ulang kembali semua setingan dalam kamera Anda dan akan mendapatkan hasil yang terbaik, dan tidak harus selalu mem-blow up sebuah obyek dari jarak jauh.
6. Shutter Lag
Mengambil gambar bergerak seperti momen olah raga dengan kamera digital, akan menemui sebuah kesulitan yang biasanya disebabkan oleh apa yang disebut sebagai shutter lag atau jeda waktu untuk setiap pengambilan gambar. Artinya, jika Anda menekan tombol untuk mengambil sebuah gambar akan dapat memakan waktu kira-kira sampai satu detik sampai tombol rana menutup kembali.
Pada saat itu, mungkin obyek sudah bergerak entah kemana atau sudah melakukan aksi yang lain, ini berarti Anda harus mengkompensasi shutter lag dengan memprediksi apa yang akan obyek Anda lakukan berikutnya.
7. PAN
Jika Anda mengambil obyek bergerak dengan kecepatan yang rendah, gunakanlah teknik panning. Yang dimaksud dengan teknik ini adalah memberi kesan gerak pada obyek dengan mengikuti pergerakan obyek. Teknik ini mengakibatkan obyek seolah-olah diam/fokus dan latar belakang menjadi blur, sehingga menjadikan efek bergerak yang cukup dramatik. Teknik panning digunakan ketika Anda menginginkan kesan bergerak pada obyek tidak hilang.
8. Continuous Shots
Teknik ini berkaitan dengan teknik panning seperti disebutkan diatas. Untuk memperoleh gambar yang bagus dalam teknik panning, maka diperlukan continuous shots atau pengambilan gambar secara terus-menerus dengan menekan tombol shutter sehingga menghasilkan beberapa gambar yang sesuai dengan keinginan kita.
9. Bagaimana Mengambil Foto di Malam Hari
Pengambilan gambar di malam hari dapat menghasilkan obyek yang benar-benar luar biasa, tapi jika dilakukan dengan benar dan menguasai betul teknik pemotretan di malam hari. Kuasai betul teknik tersebut dan Anda akan menghasilkan gambar yang benar-benar di luar dugaan Anda.
10. Baca Buku Panduan
Jika kamera digital Anda memiliki modus operasi malam, pelajari dengan seksama untuk mendapatkan hasil terbaik melalui buku panduan yang disertakan di dalamnya.
11. Pegang Kamera dengan Mantap
Masalah yang biasa timbul bagi seorang fotografer adalah, hasil gambar yang blur/kabur. Untuk menghindari masalah ini adalah dengan memegang kamera dengan mantap, gunakan kedua tangan, siku beristirahat di dada Anda. Berusahalah untuk selalu tenang dan tidak tegang.
12. Matahari di Belakang Anda
Fotografi adalah berbicara mengenai cahaya, sehingga kita harus selalu memikirkan bagaimana obyek yang akan kita ambil dapat tercahayai dengan baik. Usahakan selalu mengambil obyek dalam posisi membelakangi matahari sehingga menghasilkan obyek yang tercahayai secara alami, dengan cahaya alami ini akan dapat memunculkan kesan warna secara natural dan kontras yang alami.
13. Tentukan Format Foto Anda
Anda dapat menentukan format foto yang ingin Anda ambil, apakah dengan format vertikal ataukah horizontal? Format vertikal menegaskan kesan ketinggian dalam gambar Anda, dan format horizontal cenderung untuk menghasilkan obyek yang bernuansa pegunungan.
14. Tambahkan Obyek
Foto lanskap dan oyek bebatuan merupakan obyek yang paling menyenangkan untuk diliput, tetapi seringkali membosankan untuk dilihat. Akan tampak lebih hidup jika dapat menambahkan obyek termasuk diri kita sendiri ke dalam gambar.
15. Pertimbangkan Berbagai Macam Gaya
Anda dapat mengambil gambar bagus, tetapi jika gambar tersebut diambil dengan gaya pemotretan yang sama tentu akan membosankan untuk dilihat bukan? Anda dapat menambahkan berbagai macam gaya,sertakan obyek pemandangan dan pemotretan orang, close up dan sudut lebar, cuaca yang baik dan cuaca buruk.
16. Tambahkan Kedalaman
Kedalaman adalah kualitas penting dari sebuah foto yang bagus. Anda tentu tidak ingin menghasilkan sebuah gambar yang datar-datar saja kan? Jika obyek Anda adalah gunung yang tampak jauh, tambahkan seseorang atau pohon di latar depan. Lensa wide angle dapat membantu Anda memperoleh perspektif ini.
17. Proporsional
Keindahan gambar sering kali kita peroleh jika kita dapat mengambil sebuah obyek sesuai dengan proporsinya.Ada sebuah teknik populer yang disebut Rule of Thirds. Anda dapat membagi frame menjadi tiga, secara horisontal dan vertikal. Sekarang tempatkan obyek Anda pada salah satu garis atau persimpangan. Menempatkan obyek dalam posisi centering akan membosankan. Gunakan Rule of untuk menambah variasi dan mendapatkan obyek yang terlihat lebih menarik.
18. Detail
Jangan terpaku menggunakan lensa wide untuk mendapatkan obyek agar dapat masuk semua ke dalam frame kita. Anda akan kehilangan perspektif yang bagus dalam hal detail. Sebaliknya gunakan lensa zoom untuk mendapatkan beberapa detail secara representatif dan mendapatkan gambar yang kuat. [ndis]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar